Dishub Kabupaten Probolinggo Turut Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025


Kraksaan, Lensaupdate.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo ambil bagian dalam Operasi Ketupat Semeru tahun 2025 untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan selama libur Lebaran mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 di beberapa titik strategis di Kabupaten Probolinggo.

Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun 2025, para personil Dishub dikerahkan ke berbagai pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) yang tersebar di sepanjang jalur utama menuju dan dari Kabupaten Probolinggo. 

Pos-pos ini diantaranya Pospam Exit Tol Paiton, Pospam Exit Tol Kraksaan, Posyan Exit Tol Gending, Posyan Exit Tol Leces dan Pospam Exit Tongas. Selain itu, Dishub juga menempatkan personil di Pos Pantau yang berada di destinasi wisata seperti Bromo Eco Park (BEP) Krucil dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN-BTS).

Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Bambang Singgih Hartadi mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan enam personil di setiap pos yang dibagi dalam tiga shift jaga. 

“Untuk setiap pos pengamanan dan pelayanan, kami menempatkan enam personil yang dibagi menjadi tiga shift. Sementara untuk Pos Pantau di BEP hanya satu petugas yang bertugas, karena jam operasionalnya hanya delapan jam mulai pukul 16.00 WIB. Di TN-BTS, dua petugas akan berjaga dari sore hingga malam hari,” katanya.

Sinergi antara Dishub, Satpol PP, Polsek dan Koramil juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas ini. “Kami bekerja sama dengan berbagai instansi, terutama dalam pengaturan lalu lintas yang diperlukan selama masa mudik dan balik Lebaran. Tugas utama kami adalah memantau dan mengatur arus lalu lintas serta membantu kelancaran perjalanan pemudik,” lanjutnya.

Bambang berharap agar para petugas dapat memberikan kontribusi yang optimal dalam memastikan arus lalu lintas berjalan lancar. Terutama bagi para pemudik yang akan melaksanakan perjalanan panjang menuju kampung halaman maupun pada saat arus balik Lebaran yang diperkirakan akan padat pada 1 hingga 8 April 2025.

“Kami juga berfokus pada pemantauan kondisi lalu lintas di jalur utama dan kawasan wisata yang menjadi titik rawan kemacetan. Para petugas yang ditempatkan di titik-titik strategis ini diharapkan mampu mengatasi potensi masalah lalu lintas yang bisa timbul selama masa liburan, termasuk penurunan kepadatan di jalan raya,” jelasnya.

Lebih lanjut Bambang menambahkan, pihaknya juga berusaha memberikan bantuan kepada pemudik dalam bentuk layanan informasi dan petunjuk di sepanjang perjalanan. “Dengan adanya pos-pos ini, pemudik akan merasa lebih aman dan terbantu dalam melaksanakan perjalanan menuju tempat tujuan mereka," tambahnya.

Bambang menghimbau agar masyarakat selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan dan beristirahat jika merasa lelah selama perjalanan. “Diharapkan dengan kolaborasi yang baik antar instansi terkait, pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru tahun 2025 di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan lancar dan aman serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pemudik yang melintas,” pungkasnya. (len/zid)